Selasa, 09 September 2014

Daihatsu Indonesia Hadirkan Mobil Konsep CUV-2

Daihatsu Indonesia pada tahun 2014 ini akan menghadirkan 6 mobil konsep. Diantara keenam mobil tersebut, ada 1 tipe mobil konsep yang termasuk dalam kategori Crossover yang lebih dikenal dengan Crossover Utility Vehicle 2 (CUV-2). Daihatsu CUV-2 ini hadir dengan tampilan yang semakin modern dan gagah.
 
Daihatsu CUV-2 interior
 
CUV-2 ini akan dipamerkan Daihatsu Indonesia di acara pameran otomotif terbesar di Indonesia, yakni Indonesia Motor Show tahun 2014 yang akan berlangsung tanggal 18 - 28 September mendatang. Menurut Direktur Pemasaran Amelia Tjandra, mobil konsep ini lahir dari Divisi Research & Development ADM (Astra Daihatsu Motor). Mark Wijaya dan Senior Styling Designer ADM yang mendesain Ayla, merupakan salah satu pelopor yang merealisasikan CUV-2.
 
Daihatsu CUV-2 eksterior belakang

Model CUV-2 yang sangat modern dan mengikuti tren model saat ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Daihatsu Indonesia karena ini merupakan desain bikinan anak Indonesia, sehingga apabila nanti saat benar-benar sudah dihadirkan untuk diproduksi massal maka harus didukung oleh fitur-fitur yang juga inovatif, sehingga dapat langsung menyasar pasar yang sudah lebih dulu diduduki oleh Nissan Juke maupun Honda HR-V.
 
Daihatsu CUV-2 eksterior depan

Mark Wijaya selaku pihak dari Daihatsu Indonesia memperjuangkan ke prinsipal apabila nantu diluncurkan, maka menggunakan warna Merah Matte yang sedang trend di dunia.

Anda tertarik? Silahkan lihat dan kunjungi langsung Booth Daihatsu Indonesia di Indonesia Motor Show tahun 2014 nanti, karena CUV-2 akan dipamerkan bersama 5 mobil konsep Daihatsu lainnya.

Selasa, 26 Agustus 2014

Vespa 946 Bellisima, Scooter Unik Para Kolektor

Pabrikan scooter tua asal Italia, Vespa kembali meluncurkan produk andalannya, yakni Vespa 946 Bellisima. Meneruskan versi sebelumnya yang cukup laris dan hanya dijual dengan stok yang sangat terbatas, tidak salah bila Dunia Otomotif mengatakan bahwa sasaran mereka adalah para kolektor.

Bila kita termasuk pecinta atau pengguna Vespa sejak model yang lama, kita pasti sangat kagum melihat desain Vespa 946 Bellisima ini. Sama seperti versi terdahulu yakni masih menggunakan 1 jok bangku saja, semakin jelas sebenarnya sasaran pasarnya.

Vespa 946 Bellisima blue midnight

Mesin yang disematkan pada Vespa 946 Bellisima ini masih sama seperti mesin versi terdahulunya, bersistem injeksi dengan kapasitas 150 cc 3V. Untuk fitur keamanan, Vespa memberikan fitur ABS pada rem cakramnya lengkap dengan traksi kontrol yang mampu mengontrol perputaran rodanya.

Vespa 946 Bellisima Grey Metallic

Hadir hanya dengan 2 jenis warna saja, yakni Grey Metallic dan Blue Midnight, Vespa 946 Bellisima dijual dengan harga $ 10.500 yang setara dengan Rp. 123 jutaan dan hanya tersedia 100 unit saja di seluruh dunia.

Subaru WRX S4 Jepang, Sedan Sports Seharga 375 Juta Rupiah

Subaru WRX S4 resmi diluncurkan di Jepang dengan harga ¥ 3.348.000 atau sekitar Rp. 375 juta. Sedan sports dengan tenaga cukup besar ini mempunyai empat aspek yakni safety performance, smart driving, sports performance, dan sophisticated feel.

Dibekali mesin berkapasitas 2.000 cc 4 silinder DIT (direct injection turbo) yang dapat menyemburkan tenaga sebesar 300 hp dan torsi sebesar 400 Nm yang dapat dirasakan mulai 2.000 sampai 4.800 Rpm. Namun yang sangat disayangkan, karena Subaru WRX S4 ini merupakan sports sedan tapi hanya disediakan varian Automatic dengan sistem Sport Lineartronic CVT tidak ada versi manual. Mungkin bagi beberapa kalangan lebih memilih tuas manual untuk merasakan nuansa sport sebuah mobil.

Subaru WRX S4 2015 red

Bila kita melihat tampilannya, sport sedan juga menunjukkan sedikit sisi kemewahan, sehingga mungkin Subaru WRX S4 juga tidak masalah bila untuk digunakan dalam kegiatan pemiliknya sehari-hari. Memiliki garis-garis tajam di bagian eksterior depan sehingga tercipta kesan kaku dan garang. Sedangkan bagian belakangnya sedikit lebih lembut, hanya adanya diffuser tetap mencirikan mobil ini mobil sport.

Subaru WRX S4 2015

Banyak fitur yang ditambahkan pada Subaru WRX S4 2015 sehingga dapat menambah kenyamanan maupun keamanan bagi penumpangnya. Active Torque Vectoring, multi-mode Vehicle Dynamics Control (VDC), bodi yang lebih kaku serta perbaikan suspensi dapat memberikan nilai kenyamanan. Sedangkan EyeSight merupakan fitur keselamatan yang bertujuan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan, dan tidak ketinggalan beberapa fitur keamanan lainnya.

Untuk sebuah mobil sedan sports, Subaru WRX S4 2015 ini bisa dibilang memiliki fitur-fitur canggih. Maka mungkin tidak salah bila Dunia Otomotif menyebut mobil ini termasuk mobil Sedan Sport Elegan.

Rabu, 18 April 2012

Mobil Tanpa Pengemudi Segera Menjadi Nyata

Mengemudikan kendaraan baik roda 2 maupun roda 4 seperti mobil juga melelahkan. Namun, ada kabar gembira dari sebuah perusahaan yang bergerak di bidang otomotif yakni Continental AG yang saat ini sedang mengembangkan sebuah teknologi yang nantinya memungkinkan mobil dapat berjalan namun hanya dikendalikan oleh komputer saja. Teknologi ini dinamakan driverless.

Saat ini, pihak Continental AG sudah melakukan uji coba dengan menggunakan Volkswagen Passat. Pengujian yang dilakukan antara lain untuk mempercepat lanjut, menentukan arah atau tujuan, mengerem dan menjaga mobil tetap dijalurkan pada kecepatan konstan 60 kpj.

Nantinya dibutuhkan biaya sebesar 100 dolar AS untuk pemasangan sensor-sensor pada mobil yang ingin menggunakan teknologi driverless ini. Namun, untuk mobil yang sudah menggunakan sensor-sensor seperti lane monitoring, cruise control, dan blind spot monitoring sudah bisa menggunakan teknologi ini.

Untuk kedepannya, pihak Continental AG akan melakukan pendekatan kepada industri otomotif untuk membuktikan teknologi ini dan memberikan kenyamanan bagi para pengemudi.

Senin, 16 April 2012

Kendaraan Warna Hitam Perlu Perawatan Ekstra

Salahsatu aspek penting menentukan pilihan membeli adalah warna. Dari beberapa warna, yang paling banyak disukai adalah hitam, silver dan putih.

Dari ketiga warna, ternyata hitam - sering dinilai tidak mudah kotor - justruk  paling sensitif di antara warna lainnya. Hitam memang sering diasumsikan sebagai eksklusif dan berkerlas dan  "old fashioned". Ternyata cat hitam memerlukan perawatan ekstra agar tetap terlihat cemerlang.

Dijelaskan, proses pengecatan ulang di bengkel Auto2000 -  khusus mobil hitam - memerlukan kewaspadaan ekstra. Mulai dari teknik pengecatan, pemolesan, sampai pengamplasan.

Memang ringan, namun informasi ini cukup berguna bagi Anda yang mau beli mobil! Jadi kalau Anda tetap mau keren dengan mobil hitam, siap-siap perawatan ekstra.

Sumber: otomotif kompas

Kamis, 12 April 2012

Nissan Raih Penghargaan Melalui Teknologi Hybrid

Teknologi Hybrida Nissan
Teknologi hibrida paralel Nissan dengan sistem satu motor-dua kopling, kembali memperoleh penghargaan. Kali ini dari Ichimura Prizes in Industry, Jepang ,  tahun ini merupakan untuk  ke-44 kalinya memberikan penghargaan. 

Lembaga tersebut memberikan penghargaan setiap tahun kepada pengembang teknologi yang  dinilai hasilnya sangat istimewa. Di samping itu berkonstribusi pada pengembangan teknologi di berbagai bidang industri dan bisnis di Jepang. Untuk perusahaan otomotif, tahun ini hanya Nissan yang memperoleh Ichimura Prizes.  

Lembaga tersebut menilai, hibrida paralel dengan teknologi satu motor-dua kopling strukturnya lebih sederhana dan lebih ringan. Nissan mengembangkan teknologi hibrida ini untuk mobil penumpang dengan efisiensi, mesin V8 menyamai keiritan mesin mobil kompak. Teknologi baru digunakan dua produk premiumnya, yaitu Infiniti M dan Nissan Fuga.

Sumber: kompas otomotif

Rabu, 11 April 2012

Hyosung GT250R, Siap Masuki Pasar 250cc

Sosok Hyosung GT250R
Garware selaku mitra Hyosung Korea di India menghadirkan GT250R dengan nama- kemungkinan -  Comet. Sepeda motor sport bertudung ini akan menjegal Kawasaki 250R, Honda CBR 250R, dan Suzuki 250 yang juga akan hadir tahun ini di India.

Secara desain GT250R memiliki tudung menyerupai model CBR 250R dengan panjang 2.060 mm, lebar 655 mm, tinggi 1.125 mm dan jarak sumbu roda 1.445 mm serta bobot 171 kg. Lampu depan model lonjong ke atas dengan sepasang ventilasi udara di bawahnya.

Untuk suspensi, pada bagian depan menerapkan model upside down telescopic dan sokbreker tunggal tipe linkage belakang. Pengurang laju memakai cakram ganda semi floating dengan 2 piston di masing - masing kalipernya. Sedangkan belakang cakram tunggal dengan 2 piston. Lingkar roda berdiameter 17 inci dengan ban depan ukuran 110/70 54H dan belakang 150/70 69H.

Sama halnya dengan Ninja 250R, GT250R menggunakan mesin V  dua silinder 75 derajat, DOHC, sistem injeksi berkapasitas 249 cc dengan pendingin air. Racikan mesin tersebut mampu mengeluarkan tenaga maksimum  28,5 PS dan torsi 22,8 Nm. Besar daya tersebut akan mampu meladeni performa Ninja 250R dengan 31,4 PS.

Salah satu keunggulan produk negeri ginseng ini di soal harga yang lebih murah dilego dengan kisaran harga 1,5 - 2 lakh Rupee India atau sekitar Rp 26,9 juta - Rp35,9 juta, lebih murah dari Ninja.

Di Indonesia, PT Honlei Motor Indonesia selaku ATPM Hyosung baru di Tanah Air (pengganti PT Solomo) sudah memasukkan TPT. Ada kemungkinan diluncurkan tahun ini juga

Sumber: kompas otomotif

Senin, 09 April 2012

Hyundai Santa Fe 2013

Hyundai Logo
Setelah muncul dalam beragam bentuk dan prediksi, akhirnya Hyundai resmi menampilkan Santa Fe 2013 di pameran New York Auto Show 2012, 4-15 April. Jelas sekali, desain 'Fluidic Sclupture' menjadi andalan seperti gril berbentuk trapesium dan kaca samping menyerupai daun sehingga secara keseluruhan eksteriornya sangat sporty. Ketika diperkenalkan, Hyundai menyodorkan  2 varian dengan spesifikasi mesin dan daya angkut berbeda.

Varian Sport
Ciri khasnya, bodi kompak dengan ukuran panjang 4.689 mm, lebar 1.880 mm, tinggi 1.679 mm dan jarak sumbu roda 2.700 mm menampung 5 penumpang. Konsumen diberi pilihan mesin, yakni Theta II berkapasitas 2.4-liter, Gasoline Direct Injection (GDI) dengan tenaga 190 PS serta Theta II, 2.0-liter, GDI, turbocharger berdaya 264 PS. Keduanya menggunakan transmisi otomatis 6 percepatan.

Long Wheel Base
Bedanya, daya tampung LWB 7 orang karena ditopang dimensinya (P/L/T : 4.905 mm/1.885 mm/1.689 mm) dan jarak sumbu roda 2.799 mm. Untuk jantung pacu menggunakan tipe Lambda II, V6, 3.3-liter, GDI yang mampu menyemburkan 290 PS. Khusus varian ini dilengkapi teknologi blind spot detection direct injection. 

Mengenai fitur-fitur, untuk  ketiga varian memiliki kesamaan seperti layar sentuh LCD 8 inci yang menampilkan menu sistem navigasi, sistem audio, konektor USB dan iPod, kamera belakang, serta teknologi terbaru Blue Link. Cakupan teknologi tersebut terdiri automatic collision notification, SOS emergency assistance dan enhanced roadside assistance. Koneksi bisa menggunakan perintah suara. Fitur lain, sunroof, pemanas jok belakang dan setir, remote engine start dan peringatan kecepatan.

Kendati secara global sudah diluncurkan, jalan menuju Indonesia masih jauh. Ada proses yang harus dilalui sebelum dikirim ke Indonesia, yaitu pengujian konversi dari setir kiri ke kanan.  

Selasa, 27 Maret 2012

Perawatan Transmisi Otomatis

Kendaraan dengan transmisi otomatis memang lebih nyaman untuk digunakan di kota-kota besar sekarang ini karena sangat rawan dengan kemacetan.

Namun, mungkin masih banyak pemilik kendaraan otomatis yang belum mengetahui bagaimana perawatan. Kali ini saya mau berbagi tips cara perawatan transmisi otomatis kendaraan anda, terutama pada masalah jadwal pergantian oli transmisi. Tips ini saya dapatkan dari otomotifnet.

Menurut Eddie dari Boss Matic di area Karang Tengah, Ciledug, sebenarnya pergantian oli transmisi otomatis tidak perlu menuruti dari buku manual kendaraan anda karena ada “engine working hours” yang disebabkan macet yang sering kita hadapi di jalanan.

Menurutnya sebaiknya gantilah oli transmisi kendaraan untuk mobil-mobil Jepang setiap 10.000 km. Sedangkan kalau mobil Eropa yang pakai oli long life sekitar 40.000 km. Jadi jangan salah kaprah dengan menggunakan tipe oli long life time bukan berarti tidak perlu ganti oli. Biasanya oli long life time digunakan pada kendaraan Eropa seperti BMW, Audi, dan VW.

Namun untuk kendaraan asal Jepang biasanya diganti setiap 20.000 km, namun karena banyaknya kemacetan di jalanan, sebaiknya diganti setiap 10.000 km.

Semoga bermanfaat ^_^

Selasa, 06 Maret 2012

Produk Ford yang Siap Masuk Indonesia Tahun Ini

Memasuki tahun 2012 ini, PT Ford Motor Indonesia siap untuk meluncurkan produk terbaru mereka untuk bersaing kembali di pasaran otomotif Indonesia. Terdapat tiga jenis produk baru dari Ford yang disiapkan untuk pasar Indonesia pada tahun 2012 ini, yaitu All-New Focus, All-New Ranger, dan Ecosport.

Dari ketiga produk tersebut yang paling baru adalah Ford Ecosport yang berjenis MPV dan nantinya akan bersaing dengan Toyota Rush, Daihatsu Terios, serta Nissan Juke.

All New Focus (sumber: repubika.co.id)
Ford Ecosport ini akan dibekali mesin 3 silinder 1.0-liter. Walaupun memiliki kapasitas mesin yang lebih kecil dari para pesaingnya yang sudah lebih dulu hadir namun mesin Ford Ecosport mampu menghasilkan tenaga 120 PS yang berarti lebih besar dibanding Rush-Terios dan Juke yang masing-masing memiliki 107 PS dan 113 PS. Tenaga yang lebih besar itu diperoleh karena adanya turbocharger.

Ford Ecosport (sumber:automotiveworldinfo.com)
Ecosport sebelumnya sudah diperkenalkan di Auto Expo 2012, di New Delhi, India. Di India, mobil Ford ini dipasarkan dengan harga 8 lakh rupee atau sekitar Rp 138,05 juta. Untuk di Indonesia pihak Ford Motor Indonesia belum bisa memprediksi harganya dan jadwal peluncurannya.

All New Ranger (sumber: langitberita.com)
Selain ketiga model Ford yang saya sebutkan di atas, pihak Ford Motor Indonesia juga masih mempersiapkan satu model mobil untuk dapat bersaing di kelas sedan seperti Toyota Vios, Honda City, dan Mazda 2 sedan, yaitu Ford Fiesta Sedan.

Sabtu, 30 Juli 2011

Tips Rotasi Ban Mobil


Sehebat apa pun ban bila tidak pernah dirotasi performanya akan lebih cepat menurun. Atau paling tidak, ban di kedua poros — depan dan belakang — tidak berfungsi maksimal. Keausan tidak merata menjadi hal paling logis mendera. Dan bisa ditebak, usia pakai ban semakin pendek.

“Rotasi ban itu perlu, terutama bila sudah mencapai 7.500 kilomter sampai 10.000 kilometer. Tujuannya agar tingkat keausannya merata. Namun rotasi ban juga caranya bermacam-macam,” jelas Singgih Aji Wibowo, Senior Research & Development Manager PT Gajah Tunggal — produsen ban GT Radial.

Menurut Singgih ada 2 sistem rotasi ban. Pertama rotasi menggunakan keempat roda. Kedua, sistem yang dilakukan pada kelima ban termasuk serep.

Rotasi 4 BanSistem pertama pun bisa dilakukan dengan cara diagonal atau segaris. Untuk cara diagonal, yang perlu diperhatikan adalah arah penggantian. Dalam sistem ini yang perlu dilakukan adalah menukar roda depan kiri dengan belakang kanan, dan ban depan kanan dengan ban belakang kiri.

Selanjutnya penggantian sistem segaris, di mana roda depan kanan ditukar pindah dengan roda depan kiri. Sementara ban belakang kanan dengan ban kiri belakang.

Rotasi 5 BanSementara sistem untuk kelima ban caranya relatif mirip dengan cara diagonal. Ban serep dipasang di kiri belakang, selanjutnya ban kiri belakang pindah ke kiri depan. Ban depan kiri dipindah menyilang ke kanan belakang dan kanan belakang pindah ke kanan depan. Dan akhirnya ban depan kananlah yang menjadi ban serep.

Apapun sistem yang Anda aplikasikan, cara ini jelas memperpanjang usia pakai ban dan memaksimalkan fungsinya.

Sumber: dapurpacu.com

Jok Mobil akan Menjadi Pendeteksi Penyakit Jantung


Para ahli rekayasa dari Ford European Research Centre dan Rheinisch-Westfälische Technische Hochschule, Aachen University, tengah mengembangkan jok ‘cerdas’ yang dapat mendeteksi sejumlah penyakit pengemudi mobil.

Prototipe jok menggunakan teknologi ECG (electrocardiograph) untuk memantau impuls-impuls listrik dari jantung dan mendeteksi tanda-tanda penyimpangan sehingga dapat memberi peringatan dini kepada pengemudi guna berkunjung ke dokter. Bisa jadi penyimpangan dapat menyebabkan dia terkena serangan jantung atau masalah kardiovaskular lainnya.

“Sistem ini akan dapat mendeteksi jika seseorang mengalami masalah kardiovaskular, misalnya serangan jantung, dan juga bisa digunakan untuk mendeteksi gejala kondisi lain seperti tekanan darah tinggi atau ketidakseimbangan elektrolit,” kata Dr Achim Lindner, petugas medis dari Pusat Penelitian Ford. “Sistem ini bukan hanya menguntungkan pengemudi, tetapi juga bisa membuat jalan lebih aman untuk semua pengguna.”

Ford menguji kursi prototipe untuk memahami bagaimana bisa bekerja dengan sistem-sistem canggih lainnya yang diaplikasi mobil-mobil Ford. Sistem ini akan memperingatkan supir untuk menepi dan mencari perhatian medis, atau mungkin bahkan mengirimkan peringatan kepada para pekerja darurat medis jika diperlukan.

Suatu penelitian di Eropa oleh Methods of Roadside Testing and Assessment menunjukkan 23% dari jumlah pengemudi yang mengidap gangguan kardiovaskuler mengalami kecelakaan. Dan bagi mereka pengidap angina (nyeri dada) angkanya lebih tinggi lagi, yakni 52%.

Pada 2025, populasi penduduk berusia 65 tahun atau lebih diprediksi mencapai 23% di Eropa. Jumlahnya naik menjadi 23% pada 2025. Dengan jumlah tersebut menandakan jumlah pengemudi yang terkena serangan jantung akan meningkat signifikan.

Sumber: dapurpacu.com

Rabu, 23 Februari 2011

IVy Mobil Bertenaga Surya Tercepat di Dunia

Para mahasiswa dari University of of New South Wales berhasil memecahkan rekor kendaraan bertenaga surya.

Seperti dikutip dari situs Wired, mereka berhasil memecahkan rekor kecepatan tadi menggunakan sebuah kendaraan bernama Sunswift IV atau disebut juga dengan IVy.

IVy yang dikendarai oleh Barton Mawer di balik kemudi, berhasil mengukir kecepatan 55,14 mil per jam atau 88,7 km per jam. Kecepatan ini melampaui rekor sebelumnya yang hanya 79 km per jam.

Rekor kecepatan itu dapat diraih IVy pada dua kesempatan di dua lintasan sepanjang 2,5 km, di markas AU Australia, Nowra. Rekor kecepatan tertinggi IVy sendiri adalah 56,85 mil per jam atau 89,88 km per jam.

"Ini memang jalan yang panjang, namun kami sangat gembira dengan hasil yang kami raih," ujar Project manager Sunswift, Daniel Friedman, kepada Wired.

Menurut sang pengemudi Mawer, IVy sangat stabil saat dikendarai, walaupun penanganannya sempat sedikit berubah, setelah sel baterai kendaraan ini - yang khusus diperuntukkan bagi perjalanan jauh, sempat dilepas oleh tim.

"Kendaraan ini memang dirancang untuk stabil pada kecepatan tadi, sehingga aerodinamika membuat kendaraan menjadi stabil," kata Mawer.

Namun, IVy ditargetkan untuk bisa berlari lebih cepat lagi. Saat ini IVy tengah dioptimasi lagi untuk menghadapi World Solar Challenge yang akan digelar Oktober mendatang.

"Visi kami adalah hadirnya tim-tim lain yang akan menantang kami dan memecahkan rekor kami kembali. Kami bahkan berusaha menemukan kendaraan baru yang didesain khusus untuk memecahkan rekor ini untuk mendapatkan kendaraan yang lebih efisien lagi,' kata Friedman.

Sumber: vivanews

Mobil Bisa Dikendalikan dengan Pikiran

Jerman lagi-lagi membuat teknologi terobosan. Kali ini datang dari dunia otomotif. Tak mau kalah dengan pesawat terbang yang mempunyai fitur auto-pilot sebagai kemudi otomatis, sejumlah insinyur asal Freie Universität Berlin membuat mobil yang bisa dikontrol hanya dengan kekuatan pikiran.

Mungkinkah itu? Mungkin saja. Ini bukan kali pertama Freie Universität Berlin menghadirkan teknologi terobosan di bidang otomotif. Sebelumnya, kumpulan insinyur cerdas itu telah menciptakan mobil yang bisa dikendarai dengan bola mata. Terdengar mustahil dan sulit, namun ide tersebut benar-benar dikembangkan.

Begitu pun ide menyetir dengan kekuatan pikiran. Bisa dibayangkan jika pikiran Anda berada dalam keadaan labil atau stres. Jadi, jika Anda seorang pengemudi yang pikirannya suka mengembara, sering berkhayal atau melamun, mobil ini jelas bukan buat Anda.

Para insinyur mengadopsi teknologi sensor baru yang mulai dipasarkan secara komersial: electroencephalograms (EEGs). Dengan teknologi ini, para ilmuwan meminta pengemudi untuk membayangkan kubus bergerak di dunia virtual. Pergerakan kubus itulah yang kemudian menentukan arah mobil bergerak ke kiri, kanan, akselarasi, dan rem. Hal ini bisa dilakukan dengan membedakan pola gelombang bioelektrik.

Teknologi sensor itu kurang lebih memiliki antarmuka yang sama dengan mobil konvensional. Terdapat setir, rem, yang dasarnya seluruh instrumen itu tetap berbasis komputer. Rangkaian sistem komputer ini yang memungkinkan seseorang untuk mengendarai mobil hanya dengan pikirannya.

Dalam ujicoba kedua, para insinyur mencoba teknologi baru ini dengan jumlah mobil yang lebih besar. Sehingga, dapat diketahui apakah sensor EEG tetap dapat berfungsi baik atau tidak, terutama ketika menentukan arah persimpangan.

"Hasilnya, sopir yang dilengkapi dengan sensor EEG mampu mengendalikan mobil tanpa masalah. Isu yang muncul hanya sedikit keterlambatan atau jeda antara perintah pikiran dan respons mobil tersebut," kata Profesor Raul Rojas, kepala proyek Autonomos, yang dikutip VIVAnews dari TG Daily, Selasa 22 Februari 2011.

Namun, tim insinyur asal Jerman ini mengakui bahwa teknologi buatan Jerman dan piranti lunak BrainDriver yang dikembangkannya belum layak dipasarkan dan akan disempurnakan.

Sumber: vivanews

Minggu, 08 Agustus 2010

Sistem Kerja Mesin Hybrid

Kerja mesin hybrid salah satunya tergantung pada laju kendaraan tersebut, yaitu:

1. Saat Start
Tenaga berasal dari motor depan dan belakang dengan menggunakan tenaga baterai.

2. Saat Kecepatan Rendah
Mobil hanya digerakkan oleh motor depan menggunakan tenaga baterai.

3. Saat Normal
Baterai dimatikan dan digantikan oleh bensin yang difungsikan melalui CVT untuk mencapai efisiensi bahan bakar.
4. Saat Mode 4WDMesin bensin merupakan sumber tenaga roda depan, sedangkan roda belakang digerakkan oleh motor belakang saat dibutuhkan penambahan tenaga.

5. Saat Melaju Kencang
Tenaga bersumber dari mesin bensin dan motor depan. Motor belakang memberikan tenaga tambahan saat dibutuhkan.

6. Saat Mengurangi Laju & Saat PengeremanMotor depan dan belakang berfungsi sebagai generator dan mengisi baterai.

Dikutip dari: sini

Senin, 15 Maret 2010

Mobil Terbang Siap Dijual





Pada awal 2010, dunia dikejutkan dengan penerbangan perdana dari Transition Roadable Aircraft atau TRA yang menggunakan mobil berkemampuan mengudara ciptaan Terrafugia. Nah, Terrafugia siap menjual mobil terbang itu ke publik pada 2011.

Perihal mobil bisa terbang, hal itu telah berkembang dalam beberapa tahun belakangan. Namun, belum ada satu pun orang yang terlihat mengoperasikannya di jalan umum atau di udara, apalagi dipasarkan untuk umum.

Boleh jadi, produk Terrafugia tercatat sebagai yang pertama. Kendaraan tersebut diklaim bisa terbang sejauh 700 km dengan kecepatan 175 km/jam. Saat di jalanan, mobil ini bisa dipacu dengan kecepatan 110 km/jam.

Salah satu fitur kunci yang membuat TRA masuk akal digunakan dalam keseharian adalah kemampuan aktual untuk digunakan berkendara di jalan raya. Ia bisa parkir layaknya mobil biasa. Selain itu, kendaraan ini juga memiliki kemampuan melipat sayap hanya dalam waktu 30 detik, ibarat sebuah mobil convertible.

Terrafugia mengatakan, TRA diciptakan dengan maksud membuat kendaraan yang fleksibel. Artinya, kendaraan ini memungkinkan pengemudi pergi ke bandara atau sebaliknya tanpa harus memikirkan lahan parkir tambahan.

Nah, Anda yang tertarik punya mobil terbang ini bisa langsung booking dengan uang pangkal 10.000 dollar AS (Rp 95 juta). Ketika pesanan sudah jadi, siapkan lagi dana senilai 185.000 dollar AS (Rp 1,75 miliar).

Sumber: ketok.com

Sabtu, 13 Maret 2010

Diffuser

Seperti dikutip dari situs resmi F1, diffuser merupakan komponen yang terletak di bagian dasar lantai mobil, di antara roda belakang dan sayap belakang.
Desain dari diffuser akan menentukan kecepatan aliran udara yang melalui mobil. Semakin cepat udara mengalir, maka semakin rendah tekanan udara yang ada di bawah mobil dan hal itu membuat mobil mendapatkan downforce yang tinggi.
Downforce akan menentukan daya cengkeram (grip) mobil di lintasan dan juga kecepatan mobil. Diffuser tidak boleh lebih dari lebar 1.000 mm, panjang 350 mm, dan tinggi 175 mm.
Dikutip dari BBC. penggunaan diffuser yang lebih lebar bisa membuat mobil memiliki waktu tempuh 0,5 detik lebih cepat per lap.
Sumber: Klik disini

Jumat, 26 Februari 2010

Tips Memilih Pelumas Yang Baik


Memilih Pelumas :
Perhatikan tingkat mutu dan kekentalannya
Saat ini banyak sekali jenis dan merek pelumas yang beredar di pasar, masing-masing menawarkan kelebihan. Karenanya tak jarang banyak pengguna pelumas yang bingung memilih pelumas yang sesuai untuk kebutuhan mesinnya. Sayangnya, tak semua pemakai pelumas memahami dasar penggunaan pelumas. Biasanya pemilik kendaraan pasrah saja dan mempercayakan urusan yang satu ini kepada para mekanik di bengkel. Apapun kata mekanik mereka terima begitu saja. Karena tak heran jika satu mobil sering berganti-ganti merek dan jenis pelumas, sesuai saran dan "kepentingan" mekanik. Lalu bagaimana sebenarnya cara memilih pelumas yang baik untuk mesin kendaraan?
Minyak pelumas terdiri dari berbagai jenis. Dalam penggunaannya harus disesuaikan dengan persyaratan mesin yang telah ditentukan oleh pembuat mesin. Karena itu kenalilah mesin anda dan ketahuilah pelumas dengan spesifikasi apa yang direkomendasikan untuk digunakan. Mesin-mesin diesel berbahan bakar solar seperti truk atau angkutan umum berbeda kebutuhan pelumasnya dengan mobil yang berbahan bakar bensin. Karena itu ada pelumas yang dirancang khusus untuk mesin bensin, ada pula yang dirancang khusus untuk mesin diesel. Tapi ada juga pelumas yang dapat digunakan untuk keduanya, untuk mesin bensin bensin sekaligus mesin diesel. Pelumas yang pada spesifikasinya tercantum kode ganda misalnya SG/CD, berarti pelumas tersebut dapat digunakan untuk mesin bensin (dengan spesifikasi SG) dan mesin diesel (dengan spesifikasi CD). Penyebutan kode SG terlebih dahulu menyatakan bahwa pelumas tersebut lebih diutamakan untuk mesin bensin.
Pelumas sangat menentukan kemampuan kerja sebuah mesin, baik otomotif maupun industri. Pemilihan dan penggunaan pelumas yang tepat akan sangat membantu kelancaran kerja dan keawetan sebuah mesin. Salah memilih pelumas bisa berakibat fatal. Dalam memilih pelumas ada dua hal yang harus diperhatikan dengan seksama yaitu : klasifikasi mutu pelumas (API Service) dan tingkat kekentalan pelumas (SAE).
Klasifikasi Mutu Pelumas (API Service)
Untuk mengukur standar mutu pelumas dipakai standar American Petroleum Institute (API) Service. American Petroleum Institute adalah sebuah lembaga resmi di Amerika Serikat yang diakui di seluruh dunia, yang membuat kategori pelumas sesuai dengan kerja mesin.
Klasifikasi pelumas mesin berbahan bakar bensin ditandai dengan huruf S sedangkan untuk mesin diesel (berbahan bakar solar) ditandai dengan huruf C. Klasifikasi sesuai dengan tingkat kemampuan pelumas dimulai dari yang terendah adalah SA, SB, SC, SD, SE, SF, SG, SH, SJ dan SL (untuk mesin bensin) dan CA, CB, CC, CD, CE, CF-4, CH-4 dan CI-4 (untuk mesin diesel). Pelumas yang memenuhi standar mutu ditandai dengan pencantuman kata "API Service", diikuti dengan klasifikasinya. Contoh : Pennzoil GT Performance Plus, API Service SJ.
Pelumas dengan API Service SL lebih baik kemampuan kerjanya dari SJ. Pelumas dengan API Service SJ lebih baik dari API Service SH, demikian seterusnya, yang berlaku juga untuk mesin diesel. Pelumas dengan API Service CH-4 lebih baik kemampuan kerjanya dari pelumas API Service CF-4. Oleh pembuat mesin, setiap kendaraan sudah ditentukan spesifikasi apa yang harus digunakan, yang tercantum dalam buku manual. Menggunakan pelumas yang spesifikasinya lebih tinggi dari yang ditentukan oleh pembuat mesin, tidak jadi masalah. Tetapi sangat tidak disarankan menggunakan pelumas dengan klasifikasi lebih rendah dari yang ditentukan karena akan berakibat kurang baik pada mesin.
Tingkat Kekentalan
Untuk mengurangi gesekan dan keausan, dibutuhkan "lapisan" di antara dua permukaan yang bergerak untuk mencegah kontak langsung logam dengan logam. Lapisan pelumas ini diperlukan dengan ketebalan yang minimum. Ketebalan lapisan pelumas tergantung pada kekentalan. Kekentalan adalah karakteristik yang sangat penting dari pelumas. Kalau kekentalan pelumas tinggi, maka lapisan pelumas yang terbentuk akan tebal. Kalau kekentalan rendah, maka lapisan pelumas yang terbentuk akan tipis.
Kalau standar API dipakai untuk mengukur standar mutu pelumas, maka untuk mengukur tingkat kekentalan pelumas dipakai standar SAE - Society of American Engineers.
Dalam pelumas dikenal dua tingkat kekentalan yaitu :
  1. Pelumas dengan kekentalan tunggal (mono grade)
    Monograde ditandai dengan satu angka SAE misalnya SAE 10, SAE 30, SAE 40, SAE 90, dll
  2. Pelumas dengan kekentalan ganda (multi grade)
    Multi grade ditandai dengan dua angka SAE misalnya SAE 10W-40, SAE 20W-50, dll
Pelumas mono grade hanya memiliki satu tingkat kekentalan. Pelumas kategori ini memiliki rentang yang relative sempit atau kecil terhadap perubahan temperatur. Kini yang banyak digunakan adalah pelumas multi grade. Pelumas multi grade memiliki rentang kekentalan yang relatif luas atau lebar, sehingga lebih fleksibel beradaptasi terhadap perubahan temperatur. Contohnya pelumas SAE 20W-50. Huruf W pada SAE 20W-50 menunjukkan bahwa bila pelumas dipakai pada suhu rendah (W=winter/dingin), pelumas akan bersifat seperti pelumas SAE 20. Sementara angka 50 menunjukkan bahwa pada suhu tinggi (panas) pelumas bersifat seperti SAE 50.
Dibanding dengan pelumas mono grade, maka pelumas multi grade bisa disebut "dingin tidak beku, panas tidak cair". Karena sifatnya yang fleksibel mempertahankan kinerja pada berbagai tingkatan suhu, maka pelumas ini relatif cocok dipakai untuk semua mesin.
Terkait: Evalube tips

Kamis, 25 Februari 2010

Busi Twin Tip dari Denso


Salah satu produsen busi terkenal Jepang, Denso, mengumumkan bahwa mereka secara resmi pada 6 Januari 2010 mulai memasarkan produk terbaru yang dinamai Twin Tip buat konsumen di Negeri Matahari Terbit.

Denso mengkalim, busi baru ini mampu mengirit konsumsi bahan bakar sampai 1,2 persen dibandingkan busi konvensional yang dibuat dari nikel. Keunggulan lain, busi ini menaikkan torsi 1,1 persen dan menurunkan kadar emisi karbondioksida 0,8 persen.

Menurut Denso, busi ini sebenarnya sudah dijual di Amerika Utara dan Eropa (termasuk Rusia). Ciri khas busi ini, elektroda massa (ground) juga mempunyai ujung, seperti elektroda tengah. Dengan struktur seperti ini, pengapian menjadi lebih baik.

Tak hanya itu, busi ini juga menggunakan materi hasil pengembangan terbaru, yaitu campuran nikel, untuk elektroda massa dan tengah. Materi ini memungkinkan elektroda tengah dibuat 40 persen lebih kecil dibanding busi konvensional yang dibuat dari nikel.

Dijelaskan, ukuran kecil pada elektroda berfungsi untuk mengurangi pembesaran nyala. Pasalnya, bila ukuran elektroda besar, maka busi akan menjadi dingin dan menyebabkan kinerja pengapian jadi menurun.

Umur pakai busi ini juga diklaim lebih lama, seperti busi yang dibuat dari iridium dan platinum. Namun karena Twin Tip menggunakan campuran nikel, harganya lebih murah dibandingkan iridium dan platinum. Adapun kinerjanya lebih baik atau di atas busi konvensional yang dibuat dari nikel. Karena itu, harga dan kinerja berada antara busi iridium/platinum dan konvensional (nikel).

Sumber: http://otomotif.kompas.com/read/xml/2010/01/05/11260593/busi.twin.tip.dari.denso

Honda 3R-C


Makin sesaknya lalu lintas kota dan kian sempitnya lahan parkir menyebabkan para desainer dan produsen mobil tambah tertarik dengan kendaraan kecil. Salah satunya adalah Honda Motor. Untuk itu, pada Pameran Mobil Geneva yang akan diselenggarakan dari 4 sampai 14 Maret mendatang, Honda akan menampilkan salah satu kendaraan konsep masa depan yang sekaligus dijadikan jagoan di arena itu, yaitu 3R-C bertenaga listrik.
Honda menilai konsep baru ini cukup radikal. Pasalnya, kendaraan kecil mirip sepeda motor roda tiga ini—dua di depan dan satu belakang—menggunakan setir seperti mobil. Karena itu pula, 3R-C disebut sebagai komuter kota minimalis tanpa emisi.
Kendati belum menjelaskan dimensinya, tetapi dengan postur minimalis, kendaraan dinilai mampu bergerak atau melakukan manuver secara lincah di tengah lalu lintas kota yang padat. Di samping itu, juga lebih mudah diparkir. Tingkat kenyamanan dan keamanannya pun jauh lebih baik ketimbang naik sepeda motor. Pasalnya, bodi dan pintu ikut melindungi pengendaranya.
Penampilan kendaraan cukup menarik. Motor roda tiga yang ekspresif dan hanya bisa dinaiki oleh pengendaranya (tak ada boncengan). Ciri khas lain dari 3R-C, yaitu dilengkapi dengan kanopi yang menutup jok atau interior ketika kendaraan diparkir atau tidak dipakai.
Begitu dijalankan, kanopi akan berfungsi sebagai tameng atau pelindung depan (windshield) yang melindungi pengendaranya dengan posisi duduk lebih rendah. Tambahan lain, di bagian depan disediakan tempat menyimpan barang yang bisa dikunci.
Menurut Honda, kendaraan konsep terbarunya ini merupakan hasil rancangan para desainer Eropa yang bekerja untuk Riset dan Desain Honda di Milan Italia.
Sumber: http://otomotif.kompas.com/read/xml/2010/02/25/06132171/honda.3r-c.komuter.minimalis.buat.perkotaan

Contact us

Nama

Email *

Pesan *